Menghabiskan akhir pekan dengan jalan-jalan di mall, nongkrong di kafe, nonton bioskop atau duduk-duduk di taman Surabaya memang sudah biasa. Ingin sesuatu yang berbeda? Datang saja ke Balai Pemuda. Balai Pemuda menjadi pilihan alternatif yang menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan bersama keluarga, teman maupun kerabat. Diselenggarakan gratis, pagelaran seni budaya di sini biasanya diadakan tiap Sabtu dan Minggu.

julajuli.com

Seperti pada Sabtu, (11/2), terdapat gelaran ludruk oleh grup ludruk “Sri Muda”. Acara diawali dengan pertunjukan tari remo yang dibawakan oleh empat anak usia Sekolah Dasar. Setelah tarian selesai, dilanjutkan dengan acara utama yaitu ludruk. Pertunjukan ludruk kali ini berjudul Joko Bungkuk yang menceritakan tentang kisah asmara antara anak perempuan Pak Lurah dengan anak laki-laki janda penjual tempe yang diusik oleh orang ketiga.

julajuli.com

Pentas diawali tembang suroboyoan dengan lirik yang menggelitik penonton. Dialog yang kental dengan logat dan ‘guyonan’ khas Surabaya membuat penonton sulit untuk berhenti tertawa. Sementara itu, keesokan harinya pada Minggu, (12/2), diselenggarakan hiburan Reog Ponorogo oleh paguyuban Singo Setyo Mulyo. Pagelaran reog ini sendiri rutin diadakan di Balai Pemuda mulai pukul 09.00-11.00. (Naskah/Foto:Nisa)