Bukan hanya keindahan, kini seni juga menjadi salah satu media penyampaian pesan. Hal itu yang dianut oleh para seniman yang tergabung dalam komunitas Serbuk Kayu yang memberikan pesan lewat karya- karyanya. 20 karya dari 14 seniman hadir dalam pameran bertajuk Diversity Order yang diadakan di Galeri House of Sampoerna, 8-30 September 2017.

julajuli.com

Diversity Order menjadi tema yang dipilih karena adanya begitu banyak cara dalam mengungkapkan dan menerjemahkan ide dari masing masing seniman. Serbuk Kayu ingin memberikan ‘pengetahuan’ dalam setiap karya yang ada. “Berawal dari kata delivery order. Namun karena kita mengangkat perbedaan, jadi kita ganti menjadi diversity order dengan harapan para pengunjung dapat memahami karya-karya ini dengan cepat”, ungkap Risya Ayudya, Managing Director Serbuk Kayu, Rabu, (6/9).

julajuli.com

Setiap karya dalam diversity mengandung unsur meja dan kursi belajar. “Meja dan kursi belajar kami pilih karena mampu mempresentasikan diversity order. Selain itu kebanyakan dari kita memliki background pendidikan seni tapi tidak menjadi guru. Jadi karya ini sebagai penyampaian ilmu kita”, tambah Risya. Dalam pameran tersebut, Serbuk Kayu juga ingin menggambarkan kepribadiannya yang bebas. (Naskah/Foto:Findia)