Nama Benteng Kedung Cowek memang terdengar asing, apalagi di kalangan generasi muda Surabaya. Padahal benteng ini menyimpan sejarah yang luar biasa. Merupakan benteng pertahanan pesisir yang direncanakan dan dibangun pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, Benteng Kedung Cowek digunakan saat Pertempuran 10 Nopember 1945 oleh Batalyon Sriwijaya. Pada pertempuran tersebut, diperkirakan lebih dari 200 pejuang gugur dibenteng ini.

julajuli.com

Benteng Keduk Cowek tersebut berlokasi di arah timur (kanan) ketika kita akan menuju jembatan Suramadu dari Surabaya menuju Madura. Tidak banyak yang tahu jika dibalik rerimbunan pohon tersebut terdapat bekas gudang amunisi yang juga menjadi benteng pertahanan tentara Jepang dan pertahanan pasukan Sriwijaya saat menghadapi serangan Inggris.

julajuli.com

Benteng ini sendiri masih kokoh berdiri hingga sekarang. Namun, kondisinya tidak terawat dan tertutup semak belukar yang sangat lebat. Pintu-pintu benteng yang terbuat dari baja asli, kini hilang entah kemana. Bahkan beberapa bagian benteng nyaris tertimbun tanah. Hal inilah yang merupakan tanggung jawab kita bersama. Sebagai generasi penerus, kita harus menyebarluaskan kisah sejarah benteng agar tidak terlupakan seperti yang terjadi sekarang.