Memperingati Hari Natal yang jatuh setiap tanggal 25 Desember, Artotel mengemas program CSR kali ini dengan kemasan berbeda. Menggandeng Liponsos Keputih Surabaya, Artotel mempersembahkan Tree For Hope. Tapi bukan sembarang pohon, melainkan pohon berbentuk limas segitiga yang tiap sisinya berisi lukisan abstrak yang isinya pengharapan.

julajuli.com

Salah satu sisi Tree For Hope dipersembahkan oleh mantan penderita gangguan jiwa Skizofrenia, yaitu Mahendra Ariana dan Dafit Influenzsa. Karya mereka yang didominasi warna hijau dan biru, dengan latar belakang alam persawahan menandakan dinamika psikologis yang dialami oleh keduanya. “ Pemilihan warna dari lukisan ini memang menunjukkan proyeksi jiwa seseorang. Warna-warna segar seperti hijau, biru, atau putih menandakan pribadi penggambarnya sedang dalam keadaan rileks atau tenang”, kata Danang Baskoro, Psikolog Klinis dari RSJ Menur, Selasa, (28/11).

julajuli.com

Selain bisa menikmati karya dari Mahendra dan Dafit, tamu Artotel juga bisa turut berdonasi. Setiap tamu yang menginap akan terpotong sebesar Rp. 5000 dari harga kamar atau bisa langsung membeli postcard sebesar Rp. 10.000, dan berkesempatan untuk menuliskan doanya di Board of Hope Artotel. Program Tree For Hope ini akan berlangsung selama sebulan kedepan, dan semua hasil donasi akan diberikan langsung ke Liponsos Keputih dan yayasan yang membutuhkan.