Melanjutkan usaha Google dalam mengembangkan produk untuk miliaran pengguna yang baru mengenal Internet (Next Billion Users), Google kembali meluncurkan dua aplikasi yang didesain berdasarkan hasil studi pengguna di Indonesia, Selasa, (5/12). Yaitu Google Go, aplikasi penelusuran Google hemat kuota untuk ponsel dengan keterbatasan internet dan wifi, serta Files Go, aplikasi untuk mengirim dan menerima file tanpa menggunakan Internet. Aplikasi tersebut juga membantu merapikan penyimpanan file (storage) di ponsel dengan lebih cepat.

Berdasarkan riset Google di 170 kota yang tersebar di Indonesia dan India, pengguna baru internet ini cenderung menggunakan ponsel sederhana dengan kapasitas memori antara 512 MB hingga 1 GB. Mereka juga kerap mengakses internet di tempat-tempat dengan kualitas jaringannya tidak stabil. Google Go dibuat untuk bekerja lebih cepat pada ponsel dengan RAM rendah dan jaringan Internet 2G.

julajuli.com

Beberapa kelebihan Google Go adalah aplikasi ini hanya memakan slot memori 5 MB saja dan berkat pengembangan inovasi Google untuk teknologi komperesi ponsel, pengguna bisa menghemat kuota hingga 40% saat menelusuri informasi dengan Google Go. Sementara itu Files Go didesain untuk mempermudah pengguna untuk mengatur dan membersihkan slot penyimpanan file pada ponsel.

Pada masa percobaan Files Go, Google menemukan bahwa rata-rata pengguna dapat menghemat slot penyimpanan hingga 1 GB pada bulan pertama. Yang paling menarik dari Files Go adalah pengguna dapat melakukan transfer file dari ponsel mereka ke ponsel seseorang dalam jarak dekat. Proses transfer file ini terenkripsi, cepat (hingga 125 Mbps) dan sama sekali tidak menggunakan kuota ponsel.