Sampah yang dihasilkan sehari-hari tanpa disadari suatu ketika akan menjadi sebuah musibah apabila tidak dikelola dengan baik. Masyarakat harus sadar bahwa masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya Pemerintah. Namun perlu keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dan itu dimulai dari produksi sampah rumah tangga pada masing-masing rumah. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, digelar program Sidoarjo Bersih dan Hijau (SBH) menuju Zero Waste yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo. 

julajuli.com

Salah satu peserta yang telah menyiapkan kegiatan ini yaitu pada RT.23 Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo. Mereka memiliki target bahwa sampah yang dibawa keluar dari lingkungan tersebut volumenya harus ditekan seminimal mungkin bahkan mendekati nol. RT. 23 Sekardangan pun membuat strategi dengan merintis kampungnya agar dapat dijadikan Kampung Edukasi Sampah. “Kami sendiri sedang menyiapkan Rumah Daur Ulang yang digunakan sebagai ruang kreatifitas dan ketrampilan pembuatan kerajinan yang berasal dari barang bekas dan daur ulang. Kami juga menyiapkan Rumah Kompos untuk menempatkan hasil kompos,” ujar Edi Priyanto, Ketua RT 23 RW 07 Kelurahan Sekardangan, Sidoarjo.

julajuli.com

Ia menambahkan pula bila beberapa ruang tembok kosong diisi gambar pemandangan alam dan tematik lingkungan yang dapat digunakan sebagai spot foto selfie maupun wefie. Sehingga mengesankan sedang berada di alam terbuka. Sementara itu Agus Maulidy, Camat Sidoarjo disela-sela kunjungan ke RT.23 Kelurahan Sekardangan, mengapresiasi apa yang telah dilakukan warga kampung tersebut. “Tidak berlebihan apabila apa yang telah dikerjakan RT 23 Kelurahan Sekardangan ini patut diapresiasi dan bisa dijadikan contoh bagi RT lainnya dalam hal pengelolaan sampah dan penghijauan lingkungan serta estetika serta membudayakan perilaku hidup sehat”, pungkas Agus, Jumat, (5/01).