Kompetisi Vans Custom Culture bertujuan untuk menginspirasi para seniman untuk ekspresi diri melalui dunia seni dan desain. Apalagi sejak tahun 2010, Vans telah memberikan dukungan terhadap dunia pendidikan seni melalui penyelenggaraan Kompetisi Custom Culture. Setelah sukses menyelenggarakan kompetisi Custom Culture di Asia pada tahun sebelumnya, maka kali ini Vans kembali menyelenggarakan kompetisi serupa dengan melibatkan partisipasi serta dukungan para seniman di seluruh dunia.

julajuli.com

“Seni merupakan bentuk ekspresi kreatif yang saling menghubungkan sekaligus menginspirasi satu dengan yang lainnya, kami senang sekali bisa kembali menghadirkan kompetisi Custom Culture Vans Asia. Kami merasa sangat bangga bisa menghadirkan sebuah kompetisi bagi seniman untuk berbagi ide kepada publik,” kata Lizzy Yao, Brand Communications Director Vans APAC, Rabu, (16/5). Kompetisi Custom Culture Vans Asia 2018 telah berlangsung sejak bulan April lalu dan terbuka untuk kontestan dari Australia, Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

julajuli.com

Nantinya, pemenang kompetisi tersebut berhak menerima hadiah berupa uang tunai, serta berkesempatan untuk menjadi desainer unggulan Vans. Desain mereka pun akan ikut dipamerkan pada debut Vans Slip-on di toko dan etalase Vans seluruh Asia pada tahun 2019. Pengiriman desain untuk kompetisi D.I.Y.(Do It Yourself) Slip-On sendiri telah dibuka secara online sejak 10 April sampai dengan 30 Juni. Kriteria desain yang dinilai oleh Tim Penilai adalah desain harus menonjol dari sisi keaslian, kreativitas, ciri khas budaya lokal, dan benar-benar mencerminkan semangat “Off The Wall”. Sementara itu, pengumuman pemenang akan dilakukan pada bulan September 2018.