Kota ramah difabel/lansia dimaknai sebagai konsep kota yang menjamin hidup warga difabel/lansia, hak mereka terpenuhi, tidak merasa terdiskriminasi, dan mereka sejajar dengan warga kota lainnya.Belakangan, Kota Surabaya terus melakukan pembenahan terhadap berbagai aksesibilitas untuk penyandang difabel dan lansia. Sejumlah sudut kota sudah dilengkapi fasilitas untuk kenyamanan mereka.

Seperti dikatakan Muhammad Fikser, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, set up Taman Surya juga dibuat ramah bagi difabel maupun lansia. Jadi, mereka bisa mengetahui dan menikmati dari aroma dan bunyi-bunyian yang didesain khusus untuk mereka. “Sehingga apa yang kita nikmati juga bisa dinikmati oleh mereka,” katanya.Ada banyak fasilitas kota lainnya yang didisain khusus bagi kenyamanan akses para difabel/lansia. Beberapa fasilitas berikut hanya menampilkan sebagian dari beragam fasilitas bagi mereka, yang tersebar di banyak sudut kota.

Tangga Tak Berundak

Di depan pintu masuk Balai Kota Surabaya, disediakan tangga tak berundak untuk akses khusus difabel/lansia. Akses itu dibuat dengan kemiringan yang aman bagi mereka. Termasuk untuk laju kursi roda. Bagi mereka juga disediakan kursi roda bila tidak sempat membawanya. Kursi bewarna coklat muda itu dilengkapi seat belts serta tombol pengontrol untuk mengoperasikan naik dan turun.

Kursi disabilitas itu nantinya akan dilengkapi di setiap kantor SKPD di lingkup Pemkot Surabaya. Ada pula keinginan untuk menambahkan lift khusus, namun karena alasan Balai Kota adalah cagar budaya, sehingga keinginan itu tidak bisa diwujudkan.

Fasilitas tangga seperti itu juga bisa ditemui di pintu masuk gedung Siola. Di setiap ujungnya, diberi tapak khusus untuk mengamankan laju pejalan atau kursi roda. Bahkan juga aman bagi tunanetra karena dilengkapi pegangan di sisi kiri-kanannya.

julajuli.com

Lift Penyeberangan

Pundi-pundi fasilitas itu juga tampak pada adanya lift di jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jl. Basuki Rahmat untuk memberi banyak manfaat positif bagi warga surabaya. Khususnya para difabel, ibu-ibu hamil dan para lansia. Harapannya, tidak akan ada lagi yang menyeberang sembarangan dan khusus bagi penyandang difabel tidak lagi merepotkan sesamanya.

Pengoperasian lift dan JPO itu dijaga selama 24 jam oleh Linmas dengan bantuan CCTV. Prosedur itu sekaligus untuk mengantisipasi tindak kejahatan di sekitarnya. Pengadaan lift di JPO ini dikerjasamakan oleh Pemkot Surabaya dengan PT Warna-Warni dan Fujitec.

Pedestrian

Sudah lebih 60 pedestrian yang memiliki jalur untuk penyandang difabel. Diantaranya, Raya Darmo, Rajawali, Urip Sumoharjo (arah Darmo), Raya Gubeng, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pemuda dan Jalan Ahmad Yani (frontage road sisi timur) serta Jalan Gemblongan.

Jalur ramah difabel itu lebih banyak di torotoar yang berada di jalan utama, sentra bisnis maupun kantor pemerintahan serta kantor pelayanan publik. Secara bertahap, pedestrian itu akan terus menyambung dengan banyak jalur lainnya di kota ini.

Pendestrian itu juga dilengkapi paku mata kucing, yang terbuat dari logam besi. Kontur pedestrian dibuat turun supaya para disabilitas kalau jalan tidak harus naik, terutama yang buta. Di setiap jalan ada jalur yang mereka bisa memanfaatkan itu.

julajuli.com

Bus Suroboyo

Unit transportasi massal Bus Suroboyo yang baru diluncurkan, juga dilengkapi akses mudah untuk difabel/lansia. Irvan Wahyudrajad, Kepala Dishub Kota Surabaya, mengatakan Suroboyo Bus nyaman dan memiliki berbagai macam manfaat karena ramah untuk penyandang difabel, lansia, dan ibu hamil. Pemkot Surabaya telah menyediakan tombol khusus dekat pintu masuk yang jika dipencet, asisten pengemudi akan membantu penyandang difabel untuk masuk ke dalam bus.

"Bus ini didisain low entry, artinya tinggi pintu masuk yang rendah, ketinggian pintunya sejajar dengan pedestrian," paparnya.

Mall

Merujuk pada mall yang memiliki banyak kepedulian pada para difabel/lansia, untuk semua fasilitasnya, perlu menengok Grand City Mall Surabaya. Bagi Anda penyandang disabilitas yang berkunjung ke mall ini, sejak kedatangan, akses parkir hingga masuk mall, tersedia fasilitas yang memudahkan.

Di area parkir, disediakan space khusus yang berada di setiap lantainya. Kemudian akses masuk mall, tersedia dua lift disabilitas yang menghubungkan ke semua lantai yang ingin dituju. Termasuk adanya kursi roda yang bisa digunakan kapan saja.

Bahkan, untuk kebutuhan toilet juga terdapat fasilitas khusus bagi difabel/lansia. Toilet difabel ini bisa ditemui di semua lantai, dengan fasilitas di dalamnya yang sangat memudahkan dan menyamankan