Manusia dan seni adalah kedua hal yang tidak dapat dipisahkan. Melalui seni, manusia dapat menyalurkan semangat bebas berekspresinya. Pada 13 Juli – 11 Agustus mendatang, Forum Aliansi yang bekerja sama dengan House of Sampoerna mengadakan pameran seni yang akan diselenggarakan di Galeri Paviliun. “Galeri Paviliun merupakan ruang galeri baru yang ada di House of Sampoerna. Pameran ini adalah pameran yang pertama dilakukan di Galeri Paviliun,” pungkas Rani Anggraini selaku Manager Museum dan Marketing House of Sampoerna Surabaya.

julajuli.com

Melalui pameran bertajuk “No Limit No Fear”, para seniman ingin menunjukkan keberanian mereka untuk berkarya diluar pakem yang mereka anut dengan menggunakan media selain kanvas dan berkesperimen dengan teknik yang tidak biasa. Salah satu karya lukisan milik Miftahul Khoir berjudul “Spirit” menggambarkan semangatnya untuk menyebarkan paham abstrak. Baginya, banyak masyarakat Surabaya yang belum bisa menerima karya abstrak. Tidak hanya lukisan, ada pula beberapa karya seni yang dipamerkan menggunakan media selain kanvas, seperti kaleng. Sebanyak 31 karya ditampilkan pada pameran tersebut.

julajuli.com

“Saya merasa kasihan dengan teman-teman seniman muda yang berusaha masuk ke dunia seni tapi tidak ada wadah. Sebenarnya seniman di Surabaya cukup banyak. Namun yang membuat seniman kurang leluasa untuk berkarya adalah kurangnya galeri yang bisa menampung karya,” ujar Miftahul Khoir selaku Ketua Forum Aliansi. Dengan diadakannya pameran ini, ia berharap silaturahmi antar anggota Forum Aliansi tetap terjalin dan bisa terus menanamkan nilai seni di jiwa masyarakat. (Naskah:Becca/Foto:Dimas)