Moka, start up penyedia layanan kasir digital di Indonesia, melalui acara diskusi edukatif bertajuk A Cup of Moka, ingin mengambil peran dalam hal edukasi bisnis, terutama kepada pemilik bisnis agar dapat mengembangkan usaha mereka menjadi usaha berbasis teknologi yang lebih efektif dan efisien. Bertemakan strategi meningkatkan omzet bisnis UKM dengan cara kekinian, acara tersebut diadakan di Sub Coworking Space, Sabtu (6/10). Acara ini diisi dengan seminar tentang strategi tepat bagi para peserta untuk mengembangkan bisnis kreatif melalui loyalty program, kemudian juga terdapat  sharing session bersama dengan pemilik usaha untuk berbagi pengalamana dalam acara tersebut.

Dipercaya lebih dari 12.000 outlet, Moka menyediakan aplikasi point-of-sale (POS) dengan berbagai fitur yang memudahkan untuk pelaku bisnis. Fitur-fiturnya antara lain Loyalty program untuk pelanggan, ingredient inventory, serta fitur merchant intelligence yang dapat membantu merchant untuk mengananlisis kinerja bisnis seperti penjualan terlaris, bahan penjualan yang telah habis. Aplikasi ini juga dapat menunjukan laporan penjualan dari beberapa outlet sekaligus, serta dapat mengetahui stok inventaris dan menerima masukan dari pelanggan tentu sangat mempermudah pelaku bisnis.

julajuli.com

Menurut Product Manager Moka, Richard Lyu, program loyalitas tidak selalu berbentuk diskon, tapi juga bisa point rewords, cashback, atau bisa juga ongkos kirim gratis. “ Selain itu penting juga bagi pelaku bisnis untuk mempromosikan program loyalitas yang dijalankan melalui media sosial yang dimiliki oleh pebisnis agar pelanggan bisa mengetahui dengan jelas mengenai program yang ditawarkan”, kata Richard. (Naskah: Ayu)