Indonesia, tanah keberagaman. Masyarakat hidup, berbaur dari dulu hingga kini dengan kekayaan suku, budaya, agama, dan ras. City Explorer tentu tak asing dengan kisah-kisah kerajaan yang pernah berlangsung di Nusantara ini. Dari situlah, keberagaman negeri kita ini perlahan-lahan mulai terbentuk dan tetap lestari hingga kini. Tahukah kawan, bahwa kekayaan adat kerajaan masih berlangsung hingga kini. Tepatnya di tanah Madura, berlangsung Festival Keraton Nusantara pada tanggal 27-31 Oktober 2018.

julajuli.com

Antusiasme terasa saat memasuki Kabupaten Sumenep di hari pertama. Daerah Keraton Sumenep dan Masjid Agung menjadi episentrum keramaian festival ini. Keris, logam khas daerah, dan senjata-senjata tradisional lain turut dijual oleh beragam penjual dari berbagai belahan Nusantara. Di hari pertama, terdapat kegiatan jamuan makan yang dihadiri oleh perwakilan kerajaan dan masyarakat adat di Indonesia, serta kerajaan-kerajaan dari luar Indonesia seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina.

julajuli.com

Hari selanjutnya, masyarakat memadati sekitar Masjid Agung untuk menikmati pembukaan perhelatan yang telah berlangsung selama lima kali ini. Tak heran, Presiden RI, Joko Widodo hadir dalam perhelatan tersebut. Teriakan masyarakat bergemuruh terdengar saat Jokowi memasuki tempat kegiatan. “Saya mengajak kita semuanya untuk terus menjaga terus merawat, terus memelihara rasa persatuan kita, rasa persaudaraan kita, dan kerukunan di antara kita. Karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaraan,” tutur Jokowi dalam pidatonya. Selanjutnya, Jokowi serta petinggi pemerintah lain turut berpartisipasi dalam parade kirab mengelilingi pusat kota Sumenep. (Naskah & foto: Yeri)