Tahun 2019 menjadi titik balik yang ditunggu banyak pembisnis karena akan menentukan langkah dan strategi besar di 5 hingga 10 tahun mendatang. Suara Surabaya Media menyelenggarakan kembali event tahunan Suara Surabaya Economic Forum (SSEF) tahun 2019. Berlokasi di Lantai 4 Ballroom Grand City Convex Surabaya (5/12), SSEF tahun ini mengangkat tema Economic Challenge in 2019. Para narasumber mengulas informasi peta bisnis tahun 2019, termasuk pertumbuhan ekonomi makro dan mikro. Dalam acara SSEF menghadirkan empat narasumber yang berbagi informasi kepada peserta SSEF 2018, yaitu Akhyari Hananto Sosiopreneur, Johnny Widodo Direktur OVO, Rhenald Kasali Founder Rumah Perubahan, dan Faisal Basri Pakar Ekonomi.

julajuli.com

Salah satunya adalah narasumber Akhyari Hananto sebagai Sosiopreneur. Pada saat Akhyari menjadi pembicara, ia mengajak seluruh peserta yang datang untuk berdoa agar proses pilihan presiden 2019 berjalan sukses dan damai. Cara ini dilakukan karena jika pemilihan presiden di tahun 2019 sukses, maka bisnis digital di Indonesia juga akan sukses. Sebaliknya, jika pemilihan presiden tahun 2019 berlangsung kacau dan tidak kondusif, maka akan berdampak buruk juga bagi dunia bisnis terutama digital.

julajuli.com

“Seorang anak muda di generasi millennial saat ini ingin berada di tengah-tengah, tidak akan ingin terpolarisasikan ke arah kanan maupun ke kiri,” kata Akhyari Hananto. Ia juga menjelaskan bahwa sebuah bisnis yang mendapatkan investasi asing dengan jumlah besar akan sangat membingungkan. Kebingungan ini terjadi jika para investor melakukan penarikan dana karena adanya kekacauan yang terjadi dalam pemilihan presiden. Akhyari berharap polarisasi sosial dan pemisah kubu politik yang telah terjadi tidak menjadi suatu kekacauan saat berlangsungnya pemilihan presiden tahun 2019 kelak. (Naskah : Melina)