“Kalau kata Grain Nugroho Ave Maryam ini sebuah karya multikultural yang hangat,” kata Maudy Koesnaedi bintang film Ave Maryam, Senin (15/4). Film ini memiliki jalan cerita yang sederhana dengan hubungan rahasia antara Romo dan Suster di gereja katolik sebagai ide utama. Berdurasi sepanjang 73 menit, tak banyak adegan percakapan yang terlontar dari aktor dan aktrisnya, penonton diberi kebebasan untuk mengartikan sesuai interpretasinya masing-masing.

Diceritakan Maudy yang berperan sebagai Suster Maryam seorang biarawati yang bertugas mengurusi para suster sepuh berusaha untuk terus memurnikan diri. Hingga usaha ini harus goyah karena kehadiran Romo Yosef yang diperankan oleh Chicco Jericco. Suster Maryam dihadapi oleh dua pilihan, antara bertahan pada janjinya atau memilih Romo Yosef.

julajuli.com

Meskipun mengambil ide utama yang cukup berbeda dari film Indonesia umumnya, Ave Maryam bisa jadi salah satu oase di tengah kegaduhan agama yang terjadi di negeri ini. Olga Lidya yang berperan sebagai Suster Mila juga menambahkan film ini jadi perkenalan yang manis untuk orang di luar agama Katolik. “Ave Maryam bisa jadi etalase yang bagus untuk mengenal. Indonesia butuh banyak ruang pertemuan untuk orang yang berbeda,” tutup Olga.