Berawal dari kejelian Ramiah untuk mengganti usahanya dari membuat tempe, kini membuat lontong yang telah digelutinya lebih dari limabelasan tahun mendatangkan inspirasi bagi warga kampung sekitar untuk mencoba keberuntungan dalam usaha yang sama.

julajuli.com

Suasana kas-pun seketika nampak saat kita memasuki kampung Banyu Urip Lor, Surabaya. Rumah-rumah terlihat disibukkan, tidak hanya oleh istri yang membentuk lembaran-lembaran daun pisang menjadi contong, dan mengisinya dengan beras. Suami-suami pun mulai membantu memotong tumpukan contongan itu, menjadikannya selonjoran lontong yang lebih rapi, hingga menatanya dalam wadah besar siap di masak.

julajuli.com

Kini usaha mereka mulai membuahkan hasil, pesanan-pesanan mengalir lancar. Tak kurang 50 kg beras diolah tiap harinya. Rumah baru bisa terbeli, dan tak jarang sekolah tinggi anaknya bisa tercapai.