Pernikahan merupakan salah satu momen sakral dalam hidup yang persiapannya penuh pertimbangan masak. Termasuk dalam hal memilih undangan. Bukan hanya pertimbangan desain, material dasar undangan pun. Salah satu yang kini mulai dilirik adalah undangan berbahan dasar akrilik.


Selain akrilik, umumnya pula undangan berbahan dasar kertas yang dikreasi dengan beragam teknik seperti teknik pop up dan stamp. Menurut Emi Sutrianingsih, SPV Marlion Card undangan pernikahan berbahan dasar akrilik ini sudah ada sejak lama namun baru menjadi tren dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.


Untuk membuat undangan dalam bidang akrilik digunakan teknik cetak bernama hot print, yaitu suatu teknik untuk membuat teks menjadi mengkilap atau biasa disebut dengan tinta emas. Agar lebih indah, hot print dipadukan dengan teknik embos untuk menampilkan efek huruf yang timbul.

Karena menggunakan bahan dasar yang berbeda dan teknik cetak khusus, harga yang dibanderol pada sebuah undangan akrilik cukup tinggi. “Kalau di sini mulai dari Rp. 35.000 untuk ukuran 15x15 cm, ada juga yang Rp. 125.000 itu sudah sama box ukurannya lumayan besar. Harga tergantung ukuran dan kompleks tidaknya undangan itu,” imbuh Emi. Selain itu karena harganya yang cukup mahal dan punya kesan lebih eksklusif, undangan akrilik dicetak untuk undangan tertentu saja. (Foto: Steven)