Tanggal lima belas bulan delapan jika dilihat dari kalender Masehi, berarti jatuh pada 15 Agustus. Namun, menurut kalender lunar, hari tersebut dapat dimaknai berbeda. Saat itu, letak bulan dekat dengan bumi dan berdampingan dengan batas langit yang bersinar kemerahan. Pada tradisi Cina, Mooncake Festival diadakan untuk merayakan hari yang melambangkan bersatunya pria (matahari) dengan wanita (bulan) itu.

Kue bulan merupakan salah satu sajian yang tidak dapat dilewatkan saat festival musim gugur ini. Mengusung tema Royal Mid Autumn Festival, Hotel JW Marriott Surabaya meluncurkan berbagai sajian kue bulan yang dapat dinikmati. Ada dua varian yang ditawarkan, yaitu varian klasik dan snow skin. Perbedaan terletak pada bagaimana cara menikmatinya. “Kalau snow skin, biasanya dinikmati selagi dingin, disimpan dulu dalam pendingin,” jelas Chef Tang Palace, Chong Long Fatt, Kamis (1/8).

julajuli.com

Seluruh kue bulan terlihat cantik dengan warna-warni. Pada varian snow skin, terdapat opsi rasa spesial bagi para penikmatnya. “Yang ungu ini menggunakan Choya Umesu (sake), jadinya terasa sedikit kecut. Sedangkan yang warna hitam adalah varian durian Musang King, bagian kulitnya menggunakan charcoal,” ucap Chef yang akrab disapa dengan sebutan Chef Affat tersebut seraya menunjukkan dua kue bulan unggulannya.

julajuli.com

Acara peluncuran Royal Mid Autumn Festival ini sendiri diawali dengan penampilan tari khas Negeri Tirai Bambu. Sajian mooncake yang ditawarkan mulai tersedia pada 1 Agustus hingga 13 September 2019. Varian klasik dipatok dengan harga Rp. 168.000 nett dengan beberapa pilihan rasa yaitu rasa pandan, white lotus, red dates, black sesame, red bead, dan green tea. Sementara untuk varian snow skin, harganya berkisar antara Rp. 108.000 – Rp. 128.000 nett tergantung dari jenis apa yang dipilih. (Naskah: Nancy, foto: Steven)