Perkembangan dan inovasi dalam berbagai bidang adalah sebuah keniscayaan, termasuk dalam dunia medis. Dalam dunia medis dikenal berbagai istilah, salah satunya adalah infus. Infus adalah metode pemberian obat atau cairan yang dilakukan melalui pembuluh darah. Pergantian infus dilakukan secara berkala dan memerlukan monitor rutin dari perawat.

Jose Maria Leao Filipe sebagai wisudawan akademik terbaik dari program studi Teknik Elektro Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, membuat inovasi untuk mempermudah serta membantu tugas perawat dalam pergantian infus tersebut.

julajuli.com

Bersama dengan dosen pembimbingnya, ia membuat program berkelanjutan berupa Aplikasi Computer Vision. “Inovasi ini merupakan program berkelanjutan dari dosen saya yang di danai langsung oleh Kemenristekdikti. Saya mengembangkannya lagi untuk diangkat menjadi topik penelitian bersama teman yang lain,” ungkap Jose saat ditemui dalam acara sharing wisudawan terbaik, Kamis (05/09).

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa penyabet IPK 3,87 ini harus menghadapi berbagai tantangan. Ia mengaku baru pertama kali mengembangkan aplikasi berbasis Android dan berhasil mempelajarinya selama satu bulan.

Jose membuat instalasi tiang infus agar dapat menangkap gambar dari volume infus yang terpasang secara real time. Gambar tersebut akan dikirimkan dan dapat dilihat melalui aplikasi, komputer dan website yang sudah terhubung dengan server titik akses rumah sakit. Gambar dari volume infus tersebut akan dikirimkan secara berkala yang akan memberikan kemudahan dalam mendeteksi error. Penemuan Jose ini memberikan dampak yang baik dalam ranah medis untuk perawatan pasien di rumah sakit. (Naskah dan foto: Jeanne)