Penerbit buku Clavis Indonesia menggelar acara “Journey to Publication: Making Picture Book” pada Jumat (20/09) di Surabaya. Puluhan penulis dan illustrator yang sebelumnya telah disaring melalu pendaftaran ini antusias mengikuti pembekalan yang diberikan oleh fouder Clavis Book, Philippe Werck, yang sengaja dihadirkan langsung dari Belgia, untuk menjelaskan standar yang biasa digunakan penerbitnya untuk menjaring naskah-naskah dan ilustrasi dari berbagai belahan Negara di dunia untuk diterbitkan menjadi sebuah buku grafis yang bisa dinikmati oleh anak-anak seluruh dunia.

Selaras penjelasan Philippe Werck, Winda Susilo, selaku Publiser Clavis Indonesia mengatakan program ini diadakan untuk mencari penulis dan ilustrator buku grafis untuk anak-anak. “Saat ini masih jarang penulis dan ilustrator yang menulis cerita anak dengan pesan yang mudah untuk disampaikan.“ ujar Winda. Lebih lanjut, Winda menjelaskan untuk bisa diterbitkan Clavis, sebuah cerita untuk anak barus memliki fokus karakter yang kuat, kemudian ada permasalahan serta solusi dari permasalahan yang mudah mencerna, yang semuanya dibungkus dengan cerita yang dekat dengan anak-anak.

 

julajuli.com

Dalam workshop yang juga pitching naskah buku grafis untuk anak ini, menghadirkan juga pembicara yang merupakan penulis sekaligus illustrator yang karyanya berhasil diterbitkan Clavis untuk dipasarkan di beberapa Negara, seperti Belanda dan China. Ratna Kusuma Halim, penulis dan illustrator Bunga Penyihir Cilik, membagikan kiat-kiat agar penulis muda di Surabaya bisa menembus penerbit Internasional, seperti Clavi. Menurutnya menulis bukan hanya soal talenta, semua harus diawali dengan belajar dan mengerti apa yang ia sampaikan lewat tulisan dan gambar. “Jangan pula menjadi penulis yang anti kritik,” ujarnya. Penulis harus bisa terbuka dengan sesama penulis supaya bisa belajar, tulisan seperti apa yang dibutuhkan penerbit”.