Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menggelar Talkshow “Yang Muda Yang Bicara” di Kunokini Café Surabaya pada Jumat (27/09).  Acara dalam rangkaian kegiatan Inclusive Festival (InFest) ini dihadirkan untuk mendorong generasi muda Surabaya untuk menjadi generasi yang kreatif dan produktif dalam meningkatkan minat dan kultur investasi.

Acara bincang santai ini menghadirkan pembicara dari DJPPR, antara lain Heri Setiawan (Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara), Yuddy Hendranata dan Novi Puspita Wardani. Selain itu hadir pula sebagai pembicara content creator dan pengelola channel Podcast Curhat Bapak iBu (BaBu), Ario Pratomo, serta Nucha Bahri dari parentalk, yang lebih banyak mengupas hal-hal terkait pengelolaan keuangan dan investasi berlatar geliat industri dan ekonomi kreatif untuk para pasangan muda.

julajuli.com

Hadi Surono, Kepala Subbagian Layanan Informasi, menjelaskan InFest ini merupakan sebuah event inklusif tentang literasi keuangan yang menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan diri dan belajar bersama seputar pengelolaan keuangan dan risiko dalam rangka mewujudkan kultur investasi yang baik. “InFest juga memberikan pemahaman mengenai pengelolaan APBN yang dilakukan Pemerintah dan bagaimana Pembiayaan APBN dimanfaatkan secara produktif untuk memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan pegiat industry kreatif di tanah air.” ujar Hadi.

Dengan adanya InFest ini diharapkan dapat memperluas basis investor dalam mendukung terbangunnya iklim investasi di Indonesia khususnya bagi generasi muda. “Semoga generasi muda semakin mengenal Pembiayaan APBN yang dapat dijadikan pilihan instrumen investasi yang menarik dan menguntungkan”. harapnya.